Perubahan Cuaca Bisa Mempengaruhi Kondisi Tubuh Manusia?

| | 0 Comments

Perubahan cuaca yang ekstrem bisa mempengaruhi kondisi tubuh manusia. Jika kalian yang selama ini tinggal di kawasan tropis namun tiba-tiba harus tinggal di suhu dingin, maka akan terjadi perubahan yang berdampak buruk.

Begitu juga dengan kalian yang biasa tinggal di cuaca dingin dan pindah ke wilayah yang super panas, maka pengaruh buruk akan dirasakan.

Kondisi Tubuh Yang Berubah Akibat Perubahan Cuaca

Walaupun tinggal di wilayah yang mengalami perbedaan cuaca terdengar menyenangkan, namun tubuh akan merespon lain.

Nah, di bawah ini ada beberapa kondisi tubuh yang bisa berubah akibat adanya perubahan cuaca. Yuk simak baik-baik.

1.Anggota Tubuh Kalian Mungkin Membengkak

Di hari yang sangat panas dan lembab, tubuh kalian bisa mengalami masalah pendinginan sendiri. Biasanya, kondisi ini akan mengarahkan darah hangat ke permukaan kulit tempat ia mendingin dengan berkeringat.

Namun pada suhu panas, keringan tidak menguap sehingga cairan terkumpul di anggota tubuh kalian, membuatnya membengkak.

Yang harus kalian lakukan adalah, dinginkan dengan cara lain seperti kipas angina atau dehumidifier. Setelah beberapa hari tubuh kalian akan terbiasa dengan cuaca panas dan pembengkakan akan hilang.

2.Kalian Bisa Memiliki Risiko Lebih Tingg Terkena Serangan Jantung

Cuaca ekstrem dapat membuat jantung kalian tegang. Suhu dingin membuat jantung bekerja lebih keras untuk menjaga tubuh tetap hangat namun itu juga menyebabkan pembuluh darah menyempit dan menurunkan pengiriman oksigen ke jantung itu sendiri.

Ketidakcocokan ini akan berakhir secara dramatis dalam serangan jantung atau stroke. Hal yang sama juga berlaku untuk salju dan angin.

Yang harus kalian lakukan adalah menghindari kelelahan jangan terlalu banyak bekerja secara fisik dan kepanasan.

3.Rambut dan Kuku Terpengaruh

Di musim dingin, rambut dan kuku kalian akan menghadapi masalah yang sama dengan kulit kalian. Pembuluh darah menjadi sempit dan supply nutrisi dan oksigen berkurang.

Tentu saja hal ini akan melemahkan rambut dan kuku, membuatnya kering dan rapuh, serta lebih rentan terhadap luka.

Yang harus dilakukan adalah mandi tidak lebih dari 5 – 10 menit dalam air hangat (bukan panas). Lembabkan dan jangan menggunakan sabun yang keras.

Jangan terlalu bersemangat saat mencuci tangan. Gunakan sedikit shampoo dan gunakan lebih banyak conditioner.

4.Kalian Mungkin Mengalami Nyeri Sendi

Ada benarnya bagi mereka yang mengklaim bahwa aka nada perubahan yang dirasakan pada tulang mereka.

Penurunan tekanan barometric bisa membuat persendian menjadi sakit, terutama untuk para penderita artritis.

Cairan yang ada di dalam persendian menjadi lebih kental pada suhu rendah, sehingga tulang kita terasa lebih kaku.

Cuaca dingin juga akan mengencangkan otot da tendon karena aliran darah dialihkan dari anggota tubuh ke organ pusat untuk menjaganya tetap hangat.

Yang harus dilakykan adalah tetap hangat agar mendorong aliran darah, meningkatkan toleransi rasa sakit, serta mengurangi kerja otot. Rutinitas olahraga juga akan menangkis rasa sakit dan kekakuan.

5.Alergi Bisa Terjadi

Cuaca dapat mempengaruhi alergi musiman, menyebabkan mata berair pada hari-hari yang berangin, hidung tersumbat saat hujan, dan masih banyak lagi. Cuaca tertentu bisa memicu proses alami seperti penyerbukan pohon, yang membuat kita alergi.

Sistem kekebalan akan menganggap semua jamur dan serbuk sari itu tidak aman dan mengaktifkan mekanisme pertahanan seperti gatal, pilek, dan bersin.

Tak satu pun dari hal ini yang berbahaya, namun tidak akan menyenangkan jika kita terpapar alergi bukan?

Yang harus kita lakukan adal;ah mempelajari kapan jamur dan musim serbuk sari memuncak di daerah kalian dan hindari aktivitas di luar ruangan selama waktu tersebut. Gunakan dehumidifier dan AC untuk menyaring udara dan menangkal allergen.

Itulah 5 hal yang bisa terjadi jika tubuh kita terkena cuaca yang ekstrem. Semoga artikel ini bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *